Files

GRT Partner Offset Reconciliation

Overview

grt_partner_offset_reconcile digunakan untuk melakukan offset piutang customer dan hutang vendor pada partner/member yang sama.

Dokumentasi ini dibuat sebagai referensi operasional dan teknis ringan untuk flow offset yang sekarang sudah mengikuti pola business category.

Technical Information

  • Module name: grt_partner_offset_reconcile
  • Odoo version target: 14.0
  • Current version: 14.0.1.0.0
  • Dependencies:
    • account
    • grt_business_category_base

Flow Singkat

  1. Buka menu Accounting > Actions > Customer vs Vendor Offset
  2. Pilih Company, Partner, Date, dan Journal
  3. Klik Load Open Items
  4. Isi Amount to Offset
  5. Klik Confirm Offset

Use Case Peternak Lintas Business Category

Contoh kasus operasional:

  • Peternak menjual susu ke perusahaan dan transaksi tersebut membentuk hutang perusahaan kepada peternak pada Business Category A.
  • Peternak membeli pakan dari perusahaan dan transaksi tersebut membentuk piutang perusahaan kepada peternak pada Business Category B.
  • Peternak ingin pembayaran pembelian pakan dipotong langsung dari hasil penjualan susu.

Dengan kebutuhan ini:

  • Dokumen sumber tetap harus memakai business category asal masing-masing.
  • Offset tidak boleh memaksa invoice susu dan bill pakan menjadi satu business category yang sama.
  • Journal entry offset diperlakukan sebagai settlement antar saldo receivable dan payable partner yang sama.

Rekomendasi penggunaan wizard:

  1. Pastikan invoice penjualan susu sudah ter-posting pada Business Category A.
  2. Pastikan invoice/bill pembelian pakan sudah ter-posting pada Business Category B.
  3. Buka wizard offset dan klik Load Open Items.
  4. Verifikasi kolom Business Category dan Analytic Account pada setiap baris.
  5. Jika kategori atau analytic berbeda, aktifkan Allow Cross Business Category Offset.
  6. Isi nominal yang ingin di-offset sampai total receivable dan payable seimbang.
  7. Klik Confirm Offset.

Hasil yang diharapkan:

  • Open item receivable dan payable partner yang dipilih akan saling reconcile sesuai nominal offset.
  • Dokumen asal tetap mempertahankan Business Category A dan B.
  • Journal entry offset menjadi jurnal settlement dan tidak dipaksa membawa satu business category tunggal saat transaksi memang lintas kategori.

Rekonsiliasi Parsial dan Berulang

Wizard ini mendukung offset parsial dan dapat digunakan berulang kali selama masih ada saldo residual pada receivable atau payable partner yang sama.

Contoh alur:

  1. Peternak memiliki hutang pembelian pakan sebesar 1.000.000.
  2. Pada periode pertama, hasil penjualan susu yang siap di-offset baru 400.000.
  3. Wizard digunakan untuk offset 400.000, sehingga hutang tersisa 600.000.
  4. Pada periode berikutnya muncul lagi piutang baru dari penjualan susu sebesar 300.000.
  5. Wizard dapat dijalankan kembali untuk offset 300.000 terhadap sisa hutang.
  6. Proses ini bisa diulang sampai saldo hutang atau piutang habis.

Perilaku sistem:

  • Open item yang masih memiliki residual amount akan tetap muncul saat klik Load Open Items.
  • Open item yang sudah lunas penuh tidak akan muncul lagi.
  • Setiap proses offset tetap harus seimbang antara total receivable yang dipilih dan total payable yang dipilih.
  • Nilai Amount to Offset per baris tidak boleh melebihi saldo residual baris tersebut.

Business Category Behavior

  • Wizard akan membaca business category dan analytic context dari open items yang dipilih.
  • Default behavior tetap aman: open items dengan business category / analytic berbeda akan diblokir.
  • Jika memang dibutuhkan settlement lintas kategori, aktifkan Allow Cross Business Category Offset.
  • Saat opsi lintas kategori aktif, journal entry offset diposting sebagai settlement entry dan tidak dipaksa mewarisi satu business category atau analytic account tunggal.
  • Jika context hanya terdiri dari satu business category dan satu analytic account, journal entry hasil offset tetap mewarisi context tersebut seperti sebelumnya.
  • Wizard line sekarang menampilkan business category dan analytic sumber per dokumen agar user bisa memverifikasi pasangan offset A vs B sebelum confirm.

Catatan Penting

  • Modul ini tidak membuat business category baru; modul hanya mengikuti tagging pada dokumen sumber.
  • Untuk hasil paling aman, lakukan offset hanya antar dokumen yang memang berasal dari business category dan analytic account yang sama.
  • Jika ada open item lama yang belum punya tagging business category, wizard akan fallback ke analytic information yang tersedia pada move atau move line.
  • Untuk skenario peternak lintas kategori, pelaporan kategori tetap mengacu pada dokumen sumber. Jurnal offset hanya berfungsi sebagai settlement saldo.
  • Jika perusahaan membutuhkan pelaporan settlement per business category secara eksplisit, tahap berikutnya yang disarankan adalah membuat laporan khusus offset lintas kategori atau menambah field referensi settlement type.
  1. Offset piutang dan hutang partner yang sama dengan business category dan analytic account yang sama.
  2. Coba offset dokumen dari business category berbeda tanpa mengaktifkan opsi lintas kategori dan pastikan wizard menolak.
  3. Coba offset dokumen dari business category berbeda dengan mengaktifkan opsi lintas kategori dan pastikan journal entry settlement berhasil diposting.
  4. Coba offset dokumen dari analytic account berbeda tanpa mengaktifkan opsi lintas kategori dan pastikan wizard menolak.
  5. Pastikan journal entry hasil offset membawa field business category dan analytic yang sesuai saat context-nya tunggal.
  6. Coba lakukan offset parsial beberapa kali pada partner yang sama dan pastikan hanya saldo residual yang tersisa yang tetap muncul pada wizard.

Changelog Summary

  • Added business category-aware validation on selected open items.
  • Added optional cross business category / cross analytic settlement flow via Allow Cross Business Category Offset.
  • Added source business category and analytic visibility on wizard lines for easier review before reconciliation.
  • Updated generated offset journal behavior so single-category selections inherit business context, while mixed-category selections post as settlement entries.
  • Expanded documentation with farmer/member cross-category offset use case and operational guidance.
  • Added documentation for partial and repeated reconciliation using remaining residual balances.